Penghiburan Kudus
Renungan Kristen Sehari-hari

Penghiburan Kudus


2 Korintus 1:3-4
1:3
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,
1:4
yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.

Yohanes 14:26
14:26
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Mazmur 27:14
27:14
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Nahum 1:7
1:7
TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya

Dalam buku Women Who Do Too Much (Wanita yang berbuat terlalu banyak), Patricia Sprinkle menulis:

Tiga bulan sebelum saya berbicara dengan Nancy, suaminya meninggal setelah bergumul empat tahun melawan penyakit yang memerosotkan daya kerja otaknya. Nancy berkata, “Dia adalah seorang pria yang cerdas, seorang pria yang penuh humor yang menarik. Saya sedih ketika ia kehilangan kemampuannya untuk berjalan, memungut benda-benda dari lantai, menulis dan berbicara dengan jelas. Kami telah menikah selama tiga puluh tahun dan berharap untuk menikmati hari tua bersama-sama. Mendadak, ada suatu hari, kehidupan kami berubah. Dia terbang ke Klinik Mayao pada suatu pagi dan menelepon saya pada malam harinya dengan memberitahukan diagnosis dokter. Para dokter tidak dapat berbuat apa-apa bagi dirinya.

“Setelah meletakkan gagang telepon di tempatnya, saya berpikir, hidup ini takkan pernah sama seperti sebelumnya. Tiada seorang pun dapat memperoleh kesempatan mengadakan repetisi atau latihan untuk hidup ini. Anda tidak memperoleh peluang untuk berlatih.”

“Saya merasa geram terhadap Tuhan, saya memukulkan kepalan tangan saya diatas meja. Tetapi saya belajar untuk bersyukur kepada Tuhan bahwa Tuhan itu Tuhan. Tuhan tidak berubah karena kegeraman saya. Sebealiknya, Ia memberitahu saya, ‘Aku takkan meninggalkan engkau. Aku berduka bersamamu.’ Dukacita yang turut dirasakan Tuhan dapat saya rasakan melalui dukacita saya sendiri.”

Yesus menyebut Roh Kudus sebagai “Penghibur” Ia menyertai kita setiap saat dalam kehidupan kita.
Label: edit post
Reaksi: 
0 Responses